Senin, 17 Maret 2014

Sepenggal Cerita

 PART 1

     Liburan di bulan Agustus kemarin bagi saya merupakan pengalaman yang berkesan. Apalagi sebelumnya, saya belum pernah liburan di luar kota Depok. Biasanya, saya menghabiskan waktu liburan di kosan dan jalan-jalan di Jakarta dan sekitarnya. Namun kali ini, saya diberi kesempatan untuk mengunjungi salah satu keluarga saya yang tinggal di Bali. Sungguh, akan menjadi sebuah pengalaman yang indah dan menyenangkan.
    Dengan senang hati, seorang teman saya Wawan mengantar kepergian saya dari terminal Lebak Bulus dengan nasihat yang tak henti-hentinya untuk selalu berhati-hati, memperhatikan barang bawaan saya, dan tidak menerima sesuatu dari orang yang tak dikenal. Saya mengiyakan namun masih tidak tenang soal masalah transportasi darat. Saya selalu mabuk darat sebelumnya. Namun antara yakin dan tak yakin, saya mencoba saran yang diberitahukan teman saya Arni melalui sms, karena dia mengambil kuliah di kota Denpasar.
    Sangat baik untuk dicoba, bagi anda, saudara atau kenalan anda yang selalu mabuk darat ketika bepergian. Gunakanlah salon pas demi kenyamanan anda, tempelkanlah di bagian perut(3 tempelan), dan punggung(jumlahnya tergantung anda). Tips ini, layak dicoba untuk anda yang sudah tidak begitu yakin dengan obat anti mabuk darat seperti saya. Alhasil, perjalanan saya sangat aman dan menyenangkan, bebas dari namanya pusing-pusing dan mual-mual. Saya kemudian bertanya-tanya, apa sebabnya? Kemudian saya menemukan bahwa ini kembali lagi tergantung kondisi jalan, bus yang ditumpangi dan sugesti yang diberikan oleh diri kita. Yah, jangan berlama-lama soal ini, nanti tambah panjang. Oke, lanjut.
    Saya menumpangi bus Safari Dharma Raya atas rekomendasi teman saya yang kebetulan berasal dari Bali dan pernah menumpangi bus ini. Dengan harga tiket RP.330.000,00, saya pun memperoleh tempat duduk di bus tersebut bersama penumpang yang lain. Tentunya, saya berharap banyak soal teman seperjalanan saya. Sosok yang baik, kalau perlu ibu-ibu yang perhatian, bisa saling membantu jagain tas dan mungkin menjadi teman ngobrol yang asyik selama perjalanan. Wah, namun harapan saya luluh, ternyata disamping saya seorang bapak-bapak usia beberapa tahun lebih muda dari ayah saya. But, don’t judge by cover. He was so kind and very care of me. His name Mr. Henry. We made good conversation about many topics from daily activity to politics. Saya belajar banyak dari beliau soal berusaha dan berbisnis. Banyak informasi yang saya peroleh.
    Saya begitu menikmati perjalanan saya ini, yang berdurasi selama kurang lebih 27 jam.
Banyak hal yang saya rekam dalam ingatan, daerah-daerah Jawa teryata hampir sama dengan daerah saya di Flores. Yang berbeda hanya keadaan jalan dan dataran Jawa yang rata dan jalan yang bagus. Masing-masing kota saya lewati, dan bertambahlah kekaguman saya akan Indonesia tanah yang kaya dan indah.


 PART 2
    Aha…,sampailah saya di Bali. Hem, tapi ada hal yang mau saya ceritakan dulu soal menyebrangi lautan. Saya baru pertama kalinya naik kapal dan sebelumnya merasa heran, kok tiba-tiba saya sudah di atas kapal saja. Namun bau khas air laut yang dihembuskan sang angin, berbisik,”kamu di atas laut nak…” saya mungkin agak “lebay” tapi saat itu saya merasa sangat heran kok bisa benda berbahan baja ada di atas lautan, bisa bergerak dan menyebrangkan saya. Jawabannya pasti soal bagaimana mesin-mesin yang diciptakan manusia bekerja. Jiaah, kalau bicara soal itu, saya harus banyak baca lagi.
    Hem, yang pastinya saya merasa agak pusing, dan saya takut akan mabuk laut. Alhasil, saya keluarkan jurus terakhir untuk mencegah rasa mual-mual yang datang melanda, obat deca. Kini lebih baik rasanya, patut anda coba selain tips saya sebelumnya.
    Saya sampai juga di terminal Ubung dengan dijemput saudara saya dan 2 ponakan saya, Tesa dan Alda. Jiaah…, ponakan saya, Tesa ternyata kira-kira setinggi saya juga. Lebih pas, dikatakan saudara sepupu deh.  Banyak-banyak terima kasih untuk bapak&mama Gerry, Tesa dan Alda yang sudah mengizinkan saya menginap selama kurang lebih dua minggu.
   Ada juga yang sangat menanti-nantikan saya di pulau Dewata ini. Seorang sahabat dari SD yang telah lama menjadi saudara, namanya Arni. Dia the best banget dah…(jangan terbang yaaa, sis..) selama kurang lebih 3 tahun tidak bertemu akhirnya bersua juga.
Menginap bersama di kosan Arni merupakan saat yang menyenangkan. 
   Dengan menyamarkan diri sebagai adik dari kampong(hikkkssss), akhirnya kami bisa ngumpul lagi. Lebih baik lah dibanding menjadi penginap gelap di kos-kosannya. Habisnya, kenalan atau teman tidak diizinkan untuk menginap. Jadinya, selama menginap juga deg-degan , cemas bakalan ketemu bapak-bapak kosannya. Katanya sih, galak.
   Selain Arni, sungguh senang bertemu Gin, Piter dan Wisnu. Tentunya, terima kasih banyak buat Gin yang sudah mengajarkan cara mencari kerang di pantai Serangan . Saya masih amatiran, jadinya dapat sedikit kerang dengan ukuran kecil-kecil saja(wkwkwk). Oh ya, makasih banyak juga buat ajakan memancing. Sepertinya, saya menemukan hobby baru untuk mancing-mancing nih. Jadi tahu, alasan banyak orang yang suka mancing dan mau berpanas-panas ria, atau berbengong-bengong ria.
   Wah, banyak-banyak juga nih makasih , buat saudara Wisnu yang sudah menyempatkan diri untuk menemani berjalan-jalan keliling Bali dan Kuta(a day 2 remember 1&2,Wis). Walaupun sedang magang tapi mau menemani saya yang cukup merepotkan.
Selain menikmati keindahan sunset dan akhirnya juga merasakan mandi air laut di pantai Serangan, saya juga mencoba bermain Kano meski Cuma di pinggir-pinggir laut saja.            (owww, saya bukan orang Mau sejati, hikss, masih takut air laut dan ombak,wkwkw)
Tanah Lot menjadi tempat terakhir yang saya kunjungi. Hemm, saya sangat suka foto-foto saya di sana. Alam memang sangat indah, memberi lukisan yang luar biasa. Semoga bisa selalu memberi sesuatu untuk alam karena alam telah member banyak untuk kita. 

6 komentar:

  1. @Juita winanti : iy lah ju,
    @bayu: d baco nian apo bay?

    BalasHapus
  2. setengah ma,,wkwkwkwkwk
    lgi banyak kerjo ma,org sibuk,,hehehehe

    BalasHapus
  3. ubah judulny ma dag sesuai eh,,hehehe

    BalasHapus
  4. hahah..haahahha.ganti k apo bay,gx ma ganti..

    BalasHapus